Di alam liar, tidak semua hewan selalu memiliki makanan setiap saat. Ada masa-masa di mana makanan sulit ditemukan, seperti saat musim dingin atau musim kemarau panjang. Untuk bertahan hidup, beberapa hewan memiliki kebiasaan unik, yaitu menyimpan makanan untuk dikonsumsi di kemudian hari. Perilaku ini menunjukkan kecerdasan dan kemampuan adaptasi yang luar biasa dari hewan-hewan tersebut. Berikut ini adalah beberapa contoh hewan yang memiliki kebiasaan menyimpan makanan, serta cara mereka melakukannya.
1. Tupai
Tupai adalah hewan paling terkenal dengan kebiasaannya menyimpan makanan. Mereka sering mengumpulkan biji-bijian, kacang, dan buah-buahan, lalu menyimpannya di dalam tanah, lubang pohon, atau celah batu. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah caching.
Menariknya, tupai memiliki ingatan yang sangat tajam untuk mengingat lokasi tempat mereka menyimpan makanan. Saat musim dingin tiba dan makanan sulit ditemukan, mereka akan menggali kembali simpanannya untuk bertahan hidup. Namun, tidak semua makanan yang mereka sembunyikan ditemukan kembali sebagian justru tumbuh menjadi pohon baru, sehingga tupai juga berperan dalam proses penyebaran benih di alam.
2. Semut
Semut dikenal sebagai makhluk kecil yang sangat rajin dan bekerja sama. Dalam koloni semut, ada sistem kerja teratur di mana sebagian semut bertugas mencari makanan, sementara yang lain menyimpannya di sarang. Makanan yang dikumpulkan berupa biji-bijian, potongan daun, atau sisa makanan lain.
Beberapa jenis semut, seperti semut pemanen (harvester ants), bahkan memiliki ruang khusus di dalam sarang untuk menyimpan makanan dalam jumlah besar. Mereka melakukan ini untuk memastikan koloni tetap memiliki cadangan makanan ketika musim hujan atau kemarau panjang.
3. Burung Jay dan Burung Pelatuk
Burung jay dan beberapa jenis burung pelatuk juga terkenal sebagai hewan penyimpan makanan. Burung jay biasanya menyembunyikan biji atau kacang di berbagai tempat seperti tanah, celah batu, atau di balik kulit pohon. Mereka mampu mengingat ratusan lokasi penyimpanan dengan sangat akurat, bahkan setelah berbulan-bulan.
Sementara itu, burung pelatuk menyimpan makanan seperti biji pohon ek atau serangga di lubang-lubang kecil yang mereka buat di batang pohon. Setiap lubang biasanya hanya berisi satu jenis makanan, menunjukkan kecermatan burung ini dalam mengatur persediaannya.
4. Hamster
Hamster memiliki kantong pipi elastis yang dapat digunakan untuk membawa dan menyimpan makanan. Mereka sering mengumpulkan biji-bijian dan menyimpannya di sarang bawah tanah. Ketika makanan di sekitar mereka habis, hamster akan mengambil kembali cadangan tersebut untuk dimakan.
Kebiasaan ini membuat hamster mampu bertahan hidup meskipun dalam kondisi lingkungan yang sulit. Menariknya, hamster peliharaan juga menunjukkan perilaku serupa mereka sering "menimbun" makanan di sudut kandang mereka.
5. Beruang
Beruang tidak menyimpan makanan seperti tupai atau burung, tetapi mereka menyimpan energi dalam tubuh dalam bentuk lemak. Sebelum musim dingin tiba, beruang akan makan dalam jumlah besar untuk menambah cadangan lemak. Ketika berhibernasi, lemak tersebut akan diubah menjadi energi untuk mempertahankan hidupnya selama berbulan-bulan tanpa makan.
Kesimpulan:
Kebiasaan menyimpan makanan merupakan bentuk adaptasi cerdas hewan terhadap perubahan lingkungan. Dari tupai yang menimbun kacang, semut yang menyimpan biji di sarang, hingga burung yang menyembunyikan makanannya di batang pohon semua menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bertahan hidup. Perilaku ini bukan hanya membantu mereka melewati masa sulit, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, seperti penyebaran biji tanaman di alam.