Tugu Gonggong di Tanjungpinang, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, menjadi simbol sentral perpaduan budaya, kuliner, dan keindahan pesisir. Terletak di tepian Laman Boenda taman kota tepi laut tugu ini memukau lewat desainnya yang menyerupai cangkang gonggong, sejenis siput laut khas daerah ini .
Bangunan dua lantai ini berperan juga sebagai Tourism Information Centre (TIC), tempat wisatawan bisa mendapatkan informasi seputar atraksi lokal, festival budaya, dan peta wisata kota. Lantai dasar menampilkan kerajinan tangan dan oleh-oleh khas Tanjungpinang, sementara lantai dua berfungsi sebagai ruang pameran budaya dan pertunjukan ringan, lengkap dengan area multitasking hingga 100 pengunjung.
Desain unik berkelengkungan dan atap berpola menyerupai cangkang dengan sentuhan warna emas-putih membuat tugu ini mudah dikenali. Dinding kaca modern membuat area dalam terasa terang dan menghadap laut memberi pemandangan spektakuler saat matahari tenggelam.
Keindahan Tugu Gonggong semakin lengkap dengan fasilitas sekitarnya: Laman Boenda dilengkapi taman asri, area bermain anak, panggung terbuka, hingga spot selfie dan jembatan kecil untuk latar foto instagramable.
Nilai Legenda dan Budaya
- Kuliner Gonggong
Siput laut gonggong merupakan ikon kuliner lokal, disajikan sederhana direbus dan disajikan dengan sambal khas. Cita rasanya menjadi populer sejak era 1950-an dan kini bahkan diabadikan dalam batik motif tradisional.
- Batik Gonggong
Motif cangkang gonggong diolah ke dalam batik khas Tanjungpinang; motif ini sudah dipatenkan dan dijual di toko eksklusif setempat, jadi menjadi simbol budaya dan identitas lokal.
- Landmark Kota & Sejarah
Diresmikan Menteri Pariwisata RI pada 29 Oktober 2016, Tugu Gonggong menjadi bagian dari Festival Bahari Kepri dan Sail Selat Karimata—saatnya menjadi simbol kebangkitan pariwisata di Kepri.
Daya Tarik Wisata
- Spot Foto Pesisir
Struktur cangkang besar di tepi laut menjadi latar sempurna untuk foto terutama saat matahari terbit/tenggelam dengan Pulau Penyengat sebagai latar belakang.
-Rumah Budaya & Informasi
Sebagai pusat informasi pariwisata, tugu ini menyediakan pameran budaya dan cerita lokal serta keberlanjutan kerajinan tradisional.
- Area Rekreasi Ramah Keluarga
Taman hijau, taman bermain anak, dan area selfie membuat lokasi ini cocok untuk kunjungan keluarga dan anak muda.
-Akses Mesra Wisatawan
Terletak di pusat kota Tanjungpinang, mudah diakses tanpa biaya masuk, namun dukungan terhadap ekonomi setempat sangat terasa dari pedagang dan ikon lokal.
Pesan dan Harapan
Tugu Gonggong bukan hanya monumen; ia adalah perwujudan identitas masyarakat Kepulauan Riau menggabungkan kuliner, budaya, dan rancangan arsitektur yang khas. Namun, catatan penting dari beberapa pengunjung lokal mengisyaratkan bahwa setelah dibukanya Taman Gurindam dan ikon baru lainnya, kunjungan ke tugu ini sedikit menurun . Hal ini mengingatkan pentingnya perawatan berkelanjutan dan inovasi pengelolaan agar ikon ini terus hidup dan relevan.
Kesimpulan
Tugu Gonggong adalah destinasi wisata ikonik berbentuk unik, menyuguhkan perpaduan keindahan arsitektur modern, budaya lokal, dan kuliner tradisional. Dengan perannya sebagai pusat informasi dan museum kecil, tugu ini layak menjadi tujuan utama bagi wisatawan. Letaknya strategis di tepi laut, fasilitas lengkap, dan latar cerita budaya menjadikannya tempat yang tak hanya instagramable, tetapi juga sarat makna historis dan sosial. Perlu dukungan kita semua untuk menjaga dan menghidupkan kembali keseruan dan kunjungan ke ikon kebanggaan Tanjungpinang.