Burung pipit adalah salah satu jenis burung kecil yang banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Selain terkenal karena suaranya yang merdu dan penampilannya yang sederhana, burung pipit juga memiliki kebiasaan unik yang menarik untuk diamati, yaitu mandi pasir. Meski terdengar aneh, mandi pasir merupakan bagian penting dari perilaku alami burung pipit, yang memiliki manfaat besar untuk kesehatan dan kenyamanan mereka.
Apa Itu Mandi Pasir?
Mandi pasir atau "dust bathing" adalah aktivitas di mana burung mengguling-gulingkan tubuhnya di atas pasir kering atau debu halus. Burung pipit akan mengais pasir dengan paruh dan kakinya, kemudian menurunkan tubuhnya ke permukaan dan mengibas-ngibaskan sayap serta bulu agar pasir menempel dan menyebar ke seluruh tubuhnya. Setelah beberapa saat, burung akan berhenti, menggoyangkan tubuhnya, dan membersihkan sisa pasir dari bulunya.
Tujuan dan Manfaat Mandi Pasir
Meskipun terlihat seperti sedang bermain, mandi pasir sebenarnya memiliki fungsi biologis yang sangat penting bagi burung pipit, di antaranya:
1. Mengusir Parasit
Mandi pasir membantu membersihkan bulu dari kutu, tungau, dan parasit mikroskopis lainnya. Butiran pasir bekerja seperti scrub alami yang menyerap minyak berlebih dan mengusir serangga kecil yang bersembunyi di antara bulu.
2. Menjaga Kebersihan Bulu
Burung pipit tidak selalu memiliki akses ke air bersih. Dalam kondisi kering atau saat musim kemarau, mandi pasir menjadi alternatif untuk membersihkan tubuh. Pasir membantu menyerap kotoran dan kelembapan yang menempel di bulu.
3. Meningkatkan Kenyamanan dan Relaksasi
Aktivitas ini juga memberi efek relaksasi pada burung. Banyak pemilik burung peliharaan yang mengamati bahwa burung terlihat lebih tenang dan aktif setelah mandi pasir.
4. Menjaga Keseimbangan Minyak Alami
Setelah mandi pasir, burung biasanya akan merapikan bulu dengan cara mematuk-matuk bulunya sendiri (preening). Ini bertujuan untuk meratakan minyak alami dari kelenjar uropygial, yang membantu menjaga kilau dan elastisitas bulu.
Kebiasaan Alami yang Perlu Difasilitasi:
Bagi burung pipit yang dipelihara di kandang, kebiasaan mandi pasir sebaiknya difasilitasi oleh pemilik. Memberikan wadah kecil berisi pasir halus, abu kayu, atau debu tanah kering dapat menjadi pengganti lingkungan alami mereka.
Pastikan pasir yang digunakan bebas dari bahan kimia, pestisida, atau benda tajam. Gantilah secara berkala agar tetap bersih dan tidak menjadi sarang kuman.
Kesimpulan:
Kebiasaan mandi pasir pada burung pipit bukanlah perilaku iseng atau main-main, melainkan kebutuhan alami yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan mereka. Bagi burung liar, aktivitas ini dilakukan secara insting. Sementara bagi burung peliharaan, penting bagi pemilik untuk menyediakan fasilitas mandi pasir agar burung tetap sehat, aktif, dan bahagia. Dengan memahami perilaku alami seperti ini, kita bisa merawat burung dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.